PKS Partai Keadilan Sejahtera Menuju Pemilu 2009
Di Cirebon, PKB, PKS, PPP Berteman
eperti diduga, PKB, PKS dan PPP berkoalisi untuk mengusung Djakaria Mahmud, Rektor Unswagati Cirebon, menjadi bakal calon Bupati Cirebon dalam Pilkada 26 Oktober 2008.
Menurut Ketua DPC PKB Kabupaten Cirebon H Takbir, di Cirebon, Minggu (27/7), kesepakatan koalisi tiga partai Islam itu tercapai saat pertemuan di rumah Ketua Dewan Syuro DPC PKB Kab Cirebon, Muhaimin As'ad, Lc di Ponpes Babakan Ciwaringin, Sabtu malam (26/7).
"Koalisi itu dinamakan Koalisi Penyelamat Kabupaten Cirebon, yang hanya mengusung Calon Bupati Djakaria Mahmud, sementara wakilnya diserahkan kepada Djakaria," katanya yang dihubungi melalui telepon seluler.
Hadir pada pertemuan itu perwakilan ketiga partai, yaitu tuan rumah Muhaimin As'ad, Ketua DPC PKS Kab Cirebon Ahmad Priyatna, Ak dan Wakil Sekertaris DPC PPP Asep Hidayatuloh Muzani.
Ia menjelaskan, Djakaria, yang juga mantan Walikota Tangerang, sebelumnya telah mendapat rekomendasi DPP PKB dan setelah melihat rekomendasi itu, PPP dan PKS akhirnya setuju untuk sama-sama mengusung Djakaria sebagai cabup.
Sementara posisi cawabup, telah diinventarisasi nama-nama sesuai pengajuan partai anggota koalisi, seperti Pangeran Raja Adipati (PRA) Arief Natadiningrat, Mohammad Insyaf SH (pengusaha batu bara), Hj Tini (pengusaha beras).
Kemudian Drs H Najiri MM (Kepala Dispenda Kota Bekasi), Nurul Ain Akyas, Lc (Ketua Majelis Pertimbangan Daerah/MPD PKS Cirebon), Nasirudin (Ketua Fraksi PKS DPRD Cirebon) dan Ketua DPC PKS Cirebon Ahmad Priyatna.
Wakil Ketua PPP Cirebon Syadurrofik, menuturkan, koalisi PKB-PPP-PKS merupakan kebangkitan semangat membangun "Kota Wali" pada jalan yang benar, artinya koalisi itu ingin memperjuangkan cita-cita Sunan Gunung Jati.
"Saya yakin koalisi penyelamat Kota Wali itu akan mampu menghadapi pasangan "Desa" yang diusung lima partai," katanya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar