"Saya sebetulnya sudah menghapus rekaman. Tapi mereka terus mengejar dan ingin merebut HP. Karena saya tetap mempertahankan HP, beberapa diantara mereka kemudian ada yang memukul". Papar Taufik.
Ikrar damai yang ditandatangani seluruh calon walikota dan wakilwalikota Tangerang selama kampanye Pilkada tercoreng. Rabu (08/10)malam, seorang kader PKS Taufik Sumiarta (38) di pukul oleh seseorangyang menggunakan atribut WH-Arif dikawasan perumahan Banjarwijaya,Cipondoh. Kasus ini sendiri sudah dilaporkan ke Polres Metro Tangerang beberapa saat setelah kejadian.
Aksi pemukulan yang dilakukan lebih satu orang itu terjadi sekitar pukul 22.30 WIB. Akibat pemukulan itu, korban mengalami luka dibagian lehar. "Kepala saya dipukul pakai bambu. selain itu juga dicakar dan baju saya di tarik-tarik". Kata Taufik.
Taufik menjelaskan aksi pemukulan berawal ketika sejumlah massa pendukung NiJi hendak memasang atribut kampanye di lokasi itu. Pada saat itulah tiba-tiba datang dua orang menggunakan sepeda motor, satu pengendara motor itu lantas melontarkan kalimat bernada tidak menyenangkan. "Mana nih orang yang mau melawan WH, Gua mau lihat", kata taufik menirukan pernyataan salah satu orang tersebut.
Setelah itu jumlah massa yang beratribut WH-Arief datang lebih banyak. Beberapa diantaranya melontarkan pernyataan tidak menyenangkan. Taufik yang datang belakangan kemudian berinisiatif merekam kejadian itu dengan menggunakan kamera handphone. melihat hal tersebut salah seorang massa beratribut WH merasa tidak terima. Ia lantas meminta Taufik untuk menghentikan dan menghapus rekaman tersebut.
"Saya sebetulnya sudah menghapus rekaman. Tapi mereka terus mengejar dan ingin merebut HP. Karena saya tetap mempertahankan HP, beberapa diantara mereka kemudian ada yang memukul". Papar Taufik. Beberapa saat setelah pemukulan Taufik melaporkan ini ke Polres Metro Tangerang.
Kasatreskrim Polres Metro Tangerang Kompol Budi Herdi Susanto ketika dihubungi untuk dimintai keterangan kasus ini, Hp nya tidak aktif.
Menanggapi kejadian ini, Ketua Bapilu DPD PKS Kota Tangerang Wawan Tapiv Budiayan menyatakan, sangat menyayangkan adanya intimidasi itu. Pasalnya hari Rabu pagi ketiga pasangan berikrar untuk siap menang dan kalah, dan akan melakukan kampanye damai.
"Kami berharap agar masing-masing calon menghimbau pendukungnya untuk tetap bersikap damai", kata Wawan.
Sumber:
Pengirim: Muhammad Hilal N Update: 10/10/2008 Oleh: Muhammad Hilal N
Tidak ada komentar:
Posting Komentar