Kamis, 23 Oktober 2008

Pilkada Kota Mojokerto H2O Kampanye Putaran Terakhir

Hendro menyampaikan permasalahan pengangguran dan kemiskinan akan menjadi prioritas utama dalam lima tahun kepemimpinannya apabila pasangan H2O terpilih sebagai Walikota dan Wakil walikota.


PK-Sejahtera Online: Pasangan Calon Walikota nomor urut satu, Hendro Suwono-Suhartono mengakhiri kampanye putaran terakhir dengan melakukan kampanye massal di Gedung Olahraga Kota Mojokerto, (21/10). Sekitar lima ribu pendukung pasangan yang akrab disebut H2O ini hadir untuk menyaksikan pasangan H2O berorasi. Selain itu, hadir Ketua DPW PKS Jatim Ja'far Tri Kuswahyono, Ketua TPPW PKS Jatim Yusuf Rohana, dan fungsionaris Golkar jawa Timur.

Hasan bashori, ketua tim pemenangan H2O, mengawali orasi dengan mengatakan bahwa kini saatnya mengakhiri kondisi masyarakat yang jauh dari kesejahteraan dan inilah saatnya bagi kaum muda untuk memimpin Mojokerto.

Ditengah ribuan pendukungnya, Hendro, calon walikota Mojokerto mengatakan, “kita harus membuat sejarah, Kota mojokerto akan dipimpin oleh putra daerah.” Hendro juga mengajak massa yang hadir untuk terus berusaha memenangkan H2O dengan turut mengajak relasi terdekatnya. "H2O segar muda dan berpengalaman," ujar Hendro. Hendro menyampaikan permasalahan pengangguran dan kemiskinan akan menjadi prioritas utama dalam lima tahun kepemimpinannya apabila pasangan H2O terpilih sebagai Walikota dan Wakil walikota.

Calon wakil Walikota, Suhartono yang juga merupakan kader PKS, membacakan ikrar sumpah pemuda untuk mojokerto yang berisi komitmen untuk berjuang membangun masa depan baru kota mojokerto.

Terakhir, Yusuf rohana mengajak massa yang hadir agar tdak sembarang memilih pemimpin. Kota mojokerto memiliki banyak potensi tapi saat ini tidak mengalir untuk kesejahteaan rakyat. Nasib masyarakat akan semakin baik kalau yang jadi adalah pemimpin yang baik. "Pilihlah calon pemimpin yang baik, tidak boleh sembarang pilih," pungkasnya.



Pengirim: Muhammad Hilal N Update: 22/10/2008 Oleh: Muhammad Hilal N

Tidak ada komentar:

Pengikut