Minggu, 05 Juli 2009

8 Alasan PKS ( Partai Keadilan Sejahtera ) Berkoalisi Dengan SBY-BOEDIONO

1.Koalisi dengan SBY merupakan keputusan Majelis Dewan Syuro PKS(Partai Keadilan Sejahtera) ke IX 24-25 April 2009. Majelis Syuro sebagai lembaga tertinggi partai telah memberikan legitimasi kuat untuk koalisi.

2.Aspirasi kader dan konstituen. Lebih dari 70% kader dan konstituen menghendaki berkoalisi dengan SBY.

3.PKS (Partai Keadilan Sejahtera) hanya ingin berkoalisi dengan partai reformis. Kader-kader menolak untuk berkoalisi dengan kelompok-kelompok bermental ‘orde baru’.

4.SBY pro perubahan. Sudah banyak hasil dicapai selama PKS (Partai Keadilan Sejahtera) berkoalisi dengan SBY periode 2004-2009. Seperti swasembada pangan, keamanan, ekonomi, bantuan orang miskin, pemberantasan korupsi dan lainnya.

5.SBY akomodatif terhadap usulan platfom PKS (Partai Keadilan Sejahtera) dalam rangka menangani solusi bangsa.

6.Pengalaman koalisi dalam pilkada. PKS (Partai Keadilan Sejahtera) tidak ingin lagi sekadar menjadi tunggangan partai lain. Di beberapa pilkada, PKS (Partai Keadilan Sejahtera) sudah berjuang habis-habisan, setelah koalisi menang PKS (Partai Keadilan Sejahtera) ditinggal. PKS (Partai Keadilan Sejahtera) tidak ingin ditipu lagi.
Inilah salah satu bentuk manifestasi ’mental orde baru’.

7. Pengalaman koalisi pilpres 2004-2009. Koalisi PD, PKS (Partai Keadilan Sejahtera), PBB dan PKPI sukses mengantarkan SBY-JK menjadi presiden. Tetapi datang partai yang tidak berkeringat bergabung minta jatah di kabinet, lalu ingin menggeser PKS (Partai Keadilan Sejahtera) dari koalisi.

8. SBY disukai dan didukung oleh rakyat. Terbukti tingginya dukungan rakyat dalam hasil survei.

Tidak ada komentar:

Pengikut